Manic-Panic-Terbesar-Di-Indonesia


Kontak-Manic-Panic

KESAKSIAN – Jawaban Sebuah Pergumulan

Penyesalan Ku Mencurangi Janji Iman

Sesuai judulnya, semoga kesaksianku ini bisa menjadi sebuah jawaban untuk orang – orang yang sedang bergumul tentang janji iman. Dan sebenarnya aku sendiri berat untuk membagikan kesaksian ini karena kesaksian ini bukanlah sebuah kesaksian penuh sukacita melainkan kesaksian tentang sebuah kegagalan yang memalukan dan mengecewakan diriku.

Janji-Iman-Untuk-Tuhan

janji iman antara aku dengan Tuhan

Jadi ceritanya, kita jemaat GBI Keluarga Allah sedang diminta untuk melakukan janji iman karena gereja kita mau berkembang lebih lagi dengan membeli sebuah tempat baru di Jakarta. Dan karena itu, kita para umat Tuhan diminta untuk berdoa dan bertanya kepada Tuhan, berapakah janji iman yang harus kita berikan.

Aku dan Bink, sebagai pasangan kita berdoa bersama dan hal luar biasanya adalah karena janji iman yang diminta sama.

Tuhan Meminta Seluruh Emas Kita

YUP!!! Seluruh emas yang kita miliki, itulah janji iman yang diminta oleh Tuhan. YUP!!! Tuhan memang paling tahu apa yang berharga menurut kita anak – anakNya.

Emas ini berharga sekali buatku, karena kita sudah mengumpulkan emas ini cukup lama, sedari usaha pertama sebagai tukang gorengan dipinggir jalan hingga saat ini hidup kita jauh lebih dipenuhi berkat Tuhan :))

Nah karena dasarnya aku adalah anak nakal, meskipun sudah diberikan jawaban oleh Tuhan, aku kembali menanyakan dan mencoba nego sama Tuhan, bener gak sih kalau emas ini yang diminta?

Nah, kalau benar, tolong Tuhan pakai Pendeta yang kotbah di hari ini untuk menyebutkan kata “emas” dalam cerita apapun itu. Dan dihari Minggu tersebut, yang khotbah adalah Ev. Deddy Budiman.

Ditengah khotbah, Ev Deddy bercerita tentang seorang ibu di Bandung yang memberikan 18 perhiasan emas yang dia miliki sebagai janji imannya.

WOOOOOW!!! Allah kita Allah yang hidup, AMIN?!! AMIN!!!

Dia benar – benar menjawab doaku! Semakin diyakinkan lagi. Tapi lagi – lagi aku si bandel ini meminta tanda lagi dari Tuhan. Di minggu berikutnya, aku bilang “Tuhan, jika memang emas yang diminta, tolong pendeta hari ini juga ada ngomong kata “emas”.

Pendeta yang berkhotbah adalah Pak Jonathan, setelah khotbah selesai, tidak ada kata emas yang disebutkan, dan di dalam hati aku mulai berbicara, “Tuh kan! Bukan emas kan!! Hahaa…”

Eh tiba – tiba tepat sebelum doa berkat penutup, Pak Jo menambahkan sebuah cerita, cerita tentang Raja Salomo yang karena menuruti semua kehendak Allah dan mendirikan Bait Suci untukNya, hidupnya dipenuhi kemuliaan dan kekayaan hingga emas bagai batu dinegeri yang dipimpinnya. (Tawarikh)

NAH LOH!!!!!! ALLAH kita Allah yang Hidup, AMIN?!!! AMIN!!!!

Again, Ia menjawab doaku!! >.<

Akhirnya dengan penuh kemantapan aku sudah mau menjanji imankan seluruh emas tersebut.

Janji-Iman-Ku-Emas-Ku

janji iman ku adalah seluruh emas ku

UJIAN PUN DATANG – DIUJILAH AKU

Tiba – tiba datanglah sebuah kesempatan untuk aku menjadi distributor salah satu produk dari USA & memintaku untuk membayar agar proses kontrak bisa cepat terlaksana.

Dana yang dibutuhkan sangat besar dan aku belum memiliki dana tersebut.

Hati manusiaku pun mulai berbicara, aku butuh uang tersebut besok sedangkan bagaimana mungkin Tuhan bisa memberikan dana sebesar itu dalam semalam ini kecuali aku memakai emasku itu??!!

Bagaimana mungkin dalam semalam Tuhan?!!
Roh penurut tapi daging lemah, ya daging lemah!

Malamnya, setelah berdoa dan menangis meminta jalan pada Tuhan, aku memutuskan untuk memakai emasku ini untuk membayarkan dagangan lebih dulu, dan aku bilang Tuhan jikalau Kau memperbolehkan, biarlah semuanya lancar hingga barang datang dari USA.

Besoknya saat ke bank untuk urus transfer dll semuanya kelar dan tampak sangat lancar. Tepat setelah itu, aku bertemu sama keluargaku dan setelah ngobrol – ngobrol, aku cerita kalau abis gadai emas dll.

Tiba – tiba keluargaku ini bilang, kenapa gak pinjem aja sama dia??! Tepat banget dia sedang punya tabungan gak kepake sebesar dana yang kubutuhkan itu!!!!!

OH MY GOD!!!!
Di moment ini rasanya Tuhan berbicara padaku,
“INI CARANYA!!!!”

Allah kita adalah Allah yang hidup, Ia menunjukan kuasaNya tepat dihari yang sama itu.

Rasanya bagai disentil!! Huhuhuu…. :((

Keluargaku ini bukanlah orang yang biasa memiliki uang sebanyak itu, dan bukan juga orang yang mudah meminjamkan uang, tapi Tuhan sanggup pakai siapapun, bahkan orang yang paling gak kita sangka :”))

Di malam itu, aku cuma bisa nangis kejer sambil memohon maaf! Aku meragukan kebesaraan Tuhan, apalah aku ini, kenapa aku bisa kalah dan gak percaya padaNya?!!!!! Dia sanggup melakukan segalanya, tapi aku malah ragu dan memiliki iman yang cetek :”((

Faith-In-God

TODAY!!! I WILL HAVE FAITH IN GOD

Cerita berlanjut keesokan harinya, siang hari ada email dari distributor yang di Singapore, ternyata dana tersebut gak bisa diambil karena ada kesalahan penulisan nama dari bank nya hingga pengiriman barangpun tertunda.

Terus berlanjut ketika barangku datang, eh kurang 3 dus besar (hal ini belum pernah terjadi sebelumnya), dan barang yang kupikir akan laku keras itu malah penjualannya biasa aja karena belum lengkap :((

Aku yang berpikir dengan barang ini bisa ngambil gadaian emasku dengan cepat dan langsung aku janji imankan malah sampai sekarang belum bisa mengambil emas itu :((

Semakin sedih setiap mendengar cerita kesaksian orang – orang yang mendapatkan global blessing setelah berhasil janji iman dan menuruti kehendak Tuhan :”(

Padahal Tuhan mempunyai rencana yang besar dan dahsyat untukku tapi aku malah melewatkannya & memenangkan rencana manusiaku :((

Sering kali, mudah buatku untuk mencela orang2 yang diberi petunjuk Tuhan tapi tetap melanggar

aku sering ngomong begini “coba aku yang dikasih tau Tuhan, pasti aku langsung nurut deh!!! Kenapa mereka bodoh ya? kog bisa bisa nya gak nurut.”

Dan akhirnya aku merasakan sendiri pergumulan itu, dimana Tuhan sudah menunjukan jalanNya kepadaku bahkan tidak hanya sekali, tapi ternyata berat ya rasanya untuk langsung nurut.

Roh penurut tapi daging lemah 🙁

Kekalahan di battle field ini benar – benar menjadi pembelajaran dan pukulan yang sangat amat berarti buatku, akupun mendapat pelajaran berharga tentang bagaimana sikap kita akan kesalahan yang kita perbuat.

Seperti Petrus atau mau seperti Yudas?! Mereka sama – sama mengkhianati Tuhan, tapi Petrus kembali dan memohon ampunan Tuhan.

Ya itulah yang kulakukan, sebagai anakNya, aku kembali kepadaNya dan memohon ampunan dan dengan segala kesedihan, aku mau membagikan kesaksian ini agar tidak ada lagi orang yang meragu akan kehendakNya di dalam kehidupan kita.

Jujur, tadinya aku belum mau menuliskan kesaksian ini, maunya tunggu sampai Part 2 nya juga, sampai benar – benar selesai ada endingnya, tapi ntah kenapa rasanya aku diminta untuk membagikan kesaksian ini.

Rasanya ada orang sedang bergumul dan semoga kesaksianku ini bisa menjadi jawaban untuk pergumulan tersebut.

Oleh darah Anak Domba dan kesaksian kita, kuasa iblis dipatahkan!!

ALLAH KITA ADALAH ALLAH YANG HIDUP

Berjalan dengan Tuhan merupakan jalan terbaik! Yakin dan Percayalah, Dia sudah menyiapkan segala sesuatu yang terbaik untuk kita meskipun terlihat tidak enak pada awalnya dan malah sebaliknya, yang terlihat enak oleh manusia malah sebuah jebakan Iblis, karena itu janganlah kalah!!!

NOTE : sampai saat ini, aku belum berhasil memberikan janji imanku ini, but we know Our God never leave me alone and He is SUPEEEEER KIND,

Ia adalah Bapa pemaaf, cerita kesaksian ini pasti akan ada kelanjutannya, dan bersama Tuhan, cerita inipun akan memiliki Happy Ending :)))

AMIN!!!! Bantu doa buatku juga yaaa
[PART 1] to be continue to [PART 2]

Matius 6:33
“Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu”

Incoming search terms:

janji iman dasarnya apa,janji tuhan pada pasangan hidup,

One comment

  1. Stefanud eben haezer says:

    ORANG ITU ADALAH SAYA
    gemeteran kak aku bacanya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *