Manic-Panic-Terbesar-Di-Indonesia


Kontak-Manic-Panic

Review Film The Hunger Games Catching Fire

Wah ini artikel pertama setelah hampir 2 Minggu gue gak post artikel baru :”) hahaa
The truth is, tgl 13 kemarin kita pergi ke Bangkok untuk belanja barang – barang new arrivalnya BajuBangkok.com dan sepulangnya dari Bangkok, jadwal full abis, mulai dari ngurusin foto, data and packing barang baru, secara kebetulan Manic Panic stock baru juga dateng pas tanggal 18 kemarin. So kebayang kan betapa hectic and melelahkannya hari – hari belakangan ini :”)

Ada banyak banget artikel seru yang seharusnya sudah gue post, ada Fact tentang Bangkok, Review Film Enders Game, Beberapa tempat makan baru yang super asik (eat together, fat together), Cara Kurus BinkDotz yang baru dan masih banyak artikel seru lainnya, so keep stay tune guys! Kita akan berusaha untuk post semua artikel baru yang super seru and helpfull banget secepat – cepatnya :))

Nah kenapa gue malah memilih untuk bikin artikel ini duluan?! It because gue supeeer exciteed banget sama film The Hunger Games 2 ini!!! Ini aja gue ngetik benar – benar setelah pulang nonton dan dalam keadaan ngantuk tapi masih semangat banget untuk Review film ini. Jadi penasaran banget kan sama film The Hunger Games 2 ini??!

Hunger-Games-Catching-Fire

remember who the enemy is…

Oke, sebenarnya gue gak suka sama Hunger Games pertama yang mana gue aja nontonnya di TV (Fox Movie), karena menurut gue, filmnya TOO EASYYY! Memang sih ada sedikit konflik batin yang mana ada kejahatan mental di dalam film ini. Orang – orang di adu sampai mati tapi difilmkan dan mereka malah harus tampil menarik untuk mencari sponsor, benar – benar gak ada hatinya lagi!! Tapi tetap aja pas nonton yang pertama gue kecewa berat, gue ngerasa filmnya rada kosong dan gak jelas, tapi di sisi lain, gue juga jadi mikir kayaknya filmnya sengaja dibuat gini untuk introduction aja yang mana film keduanya akan seru banget.

Pas The Hunger Games Cathcing Fire ini mulai di bioskop tanggal 22 November hari Kamis kemarin, besoknya yaitu hari Jumat, gue langsung ke bioskop (seperti biasa, yang semangat banget si mameh!!) tapi gilanya adalah karena semua studio dan semua jam FULL!! Sampai – sampai di meja cs nya itu di taruh sebuah print-an dengan tulisan bahwa semua tiket Hunger Games Cathcing Fire SOLD OUT!! Gilee, membuat gue malah jadi makin penasaran banget sama nih film. Hari Sabtu dan Minggu nya gue ada acara Happy Eatting (gue akan buat artikelnya nanti), tapi itupun gue dikasi tau salah seorang teman gue kalau hari Sabtunya tiket juga masih Sold Out. Hingga akhirnya hari Senin inilah gue coba untuk nonton lagi.

Gue datang dan lihat gak ada print-an Sold Out lagi di meja cs nya so gue ngantri dengan sedikit tenang hingga pas gue uda mau sampai depan, si mbak cs bilang kalau tiket yang tersisa tinggal yang jam terakhir 21 : 45 dan itupun tinggal di deretan K (paling depan). Finally karena super penasaran gue tetap ambil tuh tiket, gue duduk di K 1 -____-”

Film The Hunger Games Catching Fire ini bercerita tentang kelanjutan dari Hunger Games pertama yaitu kemenangan Katniss Evergreen dan Peeta Mellark yang membawa dampak buruk pada President Capitol. President Snow takut bahwa dengan adanya dua pemenang yang terjadi karena keberanian Katniss, timbullah pemberontakan karena malah menunjukan kelemahan Capitol. Dengan keberanian dan juga keberhasilan Katniss, jadi muncul harapan bahwa distrik – distrik yang miskin dan di bawah jajahan Capitol bisa berontak untuk mencapai revolusi. Dan karena hal inilah, President Snow beserta Plutarch Heavensbee kepala perancang game yang baru (pengganti Seneca Crane yang mati dibunuh karena meloloskan Katniss di Games pertama) membuat sebuah rules baru untuk Hunger Games ke-75 ini. Dalam rangka membunuh semua pemenang Hunger Games (karena mereka merupakan simbol keberanian, keberhasilan dan harapan), dibuatlah Games ke-75 ini dengan rules bahwa semua pemenang dari semua distrik lah yang akan bertanding kali ini.

Sedangkan, pada saat sedang melakukan tur kemenangan, Katniss yang tidak tahan untuk mengatakan perasaan yang sebenarnya, melakukan pidato yang secara tidak sengaja malah membuat para warga distrik – distrik lain semakin berapi – api untuk melakukan pemberontakan. Dan mereka menjadikan lambang burung Mockingjay sebagai lambang keberanian dan revolusi. President Snow yang merasa cemas, mengancam akan membunuh keluarga dan juga membinasakan seluruh Distrik 12 jika Katniss tidak berlaku sesuai dengan perintah dari Capitol. President Snow pun menjalankan hukum yang lebih disiplin dan berat kepada semua orang yang dengan berani melakukan awal pemberontakan. President Snow juga memaksa Katniss untuk meyakinkan dirinya bahwa dia dan Peeta benar – benar sepasang kekasih sehingga wajar jika mereka berdua diloloskan pada Games sebelumnya.

Dengan adanya rencana The Quartel Quell (dirayakan setiap 25 tahun dalam rangka merayakan keberhasilan Capitol melawan seluruh pemberontakan), tentu semua peserta adalah mantan pemenang The Hunger Games yang mana semuanya sangat ahli dan menyeramkan. Akan tetapi, para peserta yang dikumpulkan tersebut ternyata tidak suka dengan adanya pertandingan ini, sehingga mereka sengaja menimbulkan kesan sedih dan berontak agar pertandingan dihentikan. Akan tetapi President Snow tetap bersikeras menjalankan pertandingan agar menghentikan cikal bakal pemberontakan di berbagai distrik. Banyak sekali peserta yang menarik perhatian, mulai dari yang jenius tekhnologi, pengidap morphin dan juga para peserta yang memang buas dan hebat yang mana memaksa Katniss dan Peeta bekerja sama dengan Finnick, seorang peserta Hunger Games yang dulunya menang pada usia 14 tahun. Banyak tantangan berat yang diberikan, seperti asap beracun, hujan darah, tsunami dan berbagai tantangan lain yang disiapkan khusus di arena Hunger Games yang baru.

Film The Hunger Games kedua ini sangat amaaaat seru jika dibandingkan dengan film pertamanya. Dari awal nonton gue gak bisa nebak ending film ini bakalan gimana, ada banyak twist seru yang mana akhirnya baru menunjukan bahwa para peserta ternyata juga bekerja sama untuk melakukan revolusi dari Capitol, dan di dalam twist ada twist lainnya yang membuat film ini semakin seru. Banyak penderitaan batin di film ini ketika semua orang baik yang membela Katniss dibunuh satu persatu. Film kedua ini sukses banget membuat gue mencintai The Hunger Games dan jadi gak sabar untuk nonton film ketiganya.

Yang pasti emosi banget pas tau endingnya yang ternyata masih gantung begitu aja. Filmnya sendiri sudah cukup panjang, sekitar 2 jam 15 menit, tapi gak bosen ataupun ngantuk sepanjang film karena seru banget!! Film kedua ini banyak menjawab keganjilan di film pertamanya dan hebatnya adalah gue masih gak bisa nebak ending pada film ketiganya nanti, semuanya benar – benar masih misteri. Banyak juga character Hunger Games yang berubah di film kedua ini. Tempat pertandingan yang sekarang ini juga jauh lebih sulit dan penuh misteri, asik banget nontonya bikin tegang terus. Ada kepintaran, kebaikan hati dan juga rasa saling percaya yang kuat yang bisa dipelajari dari film ini. So gue ngerasa gak menyesal walaupun harus duduk dibarisan paling depan dan malah gue berencana nonton Hunger Games lagi tapi di bangku yang enak. Hahaha.. Wajar deh filmnya FULL lebay gitu karena memang bagus! Wajib nonton guys meskipun dibangku paling depan! 😀

So, Happy Hunger Games And May The Odds Be Ever In Your Favor!

Incoming search terms:

sinopsis the hunger games catching fire,sinopsis hunger games catching fire,sinopsis catching fire,hunger games catching fire sinopsis,sinopsis film the hunger games catching fire,cerita hunger games,SinOpSIS film the hunger games,sinopsis the hunger games,cerita the hunger games,cerita hunger games 2,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *