Manic-Panic-Terbesar-Di-Indonesia


Kontak-Manic-Panic

Review Film The Giver

Review The Giver Movie

Oh my God!!! Ini adalah kedua kalinya gue ketik review film The Giver. Sebelumnya gue udah selesai bikin artikel ini eh dengan jenius nya malah ke delete begitu saja 😐

Ceritanya film The Giver ini tuh film yang gue nanti – nantikan banget semenjak gue liat thriller nya. Buat kalian yang liat thriller nya pasti juga merasakan rasa penasaran yang sama dengan yang gue rasakan! Yang belum liat, liat dulu ya.. Kalian akan mengerti yang gue maksud disini.

Review-The-Giver-Movie

Review The Giver Movie

Jadi film The Giver ini bercerita tentang sebuah tempat yang sangat amat tentram, damai, semuanya teratur dan berjalan dengan sistem sedemikian rupa sehingga semua manusia didalemnya menjadi setara. Semua manusia di dalam kota ini tidak memiliki memory dan hidup sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat untuk masing – masing orang.

Hingga akhirnya, Jason (si pemenang utama) sampai pada usia dewasa dimana ia akan diberikan pekerjaan sesuai dengan kemampuannya. Ketika semua temannya sudah diberikan pekerjaan, tersisalah Jason yang ternyata mendapatkan pekerjaan sebagai seorang penjaga memory.

Penjaga memory adalah satu – satunya manusia yang boleh memiliki semua memory yang seharusnya diketahui oleh manusia dan akhirnya akan menjadi seorang berwibawa untuk memberikan nasihat yang membangun di kota tersebut.

Keadaan mulai berubah ketika Jason memulai training sebagai penjaga memory. The Giver (sebutan untuk penjaga memory sebelumnya), menunjukan berbagai hal baru kepada Jason termasuk warna. Dari awal film hingga bagian ini, semuanya berwarna hitam – putih.

Review-Film-The-Giver

Black And White Di Film The Giver

Jason diperlihatkan berbagai hal yang menggembirakan yang mana tidak mereka miliki di dunia mereka sekarang. Awalnya Jason bertanya mengapa semua rasa gembira dan pengetahuan akan hal tersebut dihilangkan, akan tetapi akhirnya Jason mengerti bahwa bukan hanya rasa gembira yang ada, tapi juga rasa sakit dan sedih. Jason diperlihatkan saat sedang perang, diperlihatkan tentang kematian, kekejaman dan di momen itu, Jason yang ketakutan memutuskan untuk berhenti menjadi penjaga memory.

Hingga akhirnya, Jason melihat sebuah fakta mengerikan didunianya, dimana bayi – bayi yang tidak sesuai standart yang berlaku akan dibunuh begitu saja. Hal yang lebih menyedihkannya lagi adalah orang yang melakukan pembunuhan tersebut tidak tau apa yang dia perbuat. Dengan berbekal hal ini, Jason malah memutuskan untuk membuka pengetahuan bagi seluruh warna didunianya.

Berhasilkah Jason mengubah keadaan tersebut?!

Nah filmnya sih memang menarik banget apalagi bagian dimana semuanya hitam-putih gitu, unik! Tapi ntah kenapa gue merasa filmnya flat, kurang greget gitu. Mungkin karena bagian endingnya kali ya, tapi gue merasa filmnya masih basic gitu, kayak The Hunger Games pertama yang cuma kayak perkenalan aja.

Tapi gak tau juga film ini tuh ada lanjutannya atau gak, kalau novelnya sendiri terdiri dari empat buku tapi pas gue baca dikit kayak gak saling berhubungan gitu, well gue masih kepo cari tau lebih detailnya. Soale sayang banget film ini kalau gak ada lanjutannya, bikin kesel >.<

Ya kita tunggu tahun depan lagi deh ;| hahaa…

Incoming search terms:

sinopsis the giver,

2 comments

  1. YUNI says:

    jonas kalee bukan jason

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *